Sama seperti semua insan,
Perihal cinta akupun nol
Kau betulkan sepedaku ketika aku masih belia
Kau betulkan motorku ketika aku sudah cukup dewasa
Kau rawat dan pilihkan mobil pertamaku
Mobil butut hobi mogok
Mobil butut yang merengek minta pensiun
Begitu indahnya cerita tentang kita
Tentang mesin
Tentang spare part
Tentang dunia yang kau ceritakan padaku jutaan kali
Tentang dunia yang aku tak pernah pahami
Tentang oli yang barang tentu telah menggantikan darah merahmu
Tentang mimpi
Tentang indahnya bermimpi
Barangkali mimpi indah hanya ilusi
Barangkali yang kulihat hanya indahnya saja
Barangkali mobil mewah dengan spare part mahal hanya indah dipandang
Barangkali tak ada gunanya
Mungkin sudah jutaan kali kau ingatkan spare part mahal tak ada gunanya
Apa daya
Tuhan pertemukan aku dengan lelaki itu,
Lelaki yang kukehendaki, kukehendaki meminangku barang mas kawin seperak, dua perak
Lelaki yang kuhendaki, kuhendaki untuk ku tatap matanya ketika aku mati
Lelaki yang melantunkan sebuah dongeng
Tentang sebuah sorga di Indonesia timur
Tentang awan-awan
Tentang pesta kematian yang begitu menawan
Suatu saat nanti
Jika hajatku akan mobil dengan spare part mahal terpenuhi
Hendaknya aku telah kehilangan mekanik favoritku
Hendaknya aku telah kawin beda agama